Candi Pari memiliki bentukyang tambun mengingatkan kita
akan candi – candi di Jawa
Tengah. Candi dari batu bata
merah ini memiliki tinggi 15,40
meter, panjang 16 meter dan
lebar 14,10 meter. Candi Hindu
ini merupakan peninggalan
Kerajaan Majapahit pada masa
pemerintahan Raja Hayam
Wuruk. Hal ini terbukti dari
adanya pahatan angka tahun
1293 saka (1371 M) di ambang
pintu masuk candi.
Candi Pari bisa dibilang
masih memiliki bentuk yang
utuh, kaki dan badan candi
masih ada hanya sebagain atap
candi sudah tidak ada. Candi
Pari minim sekali akan hiasan
atau relief. Hiasan yang ada
hanya miniatur candi yang
menjorok keluar dari badan
candi. Di atas miniatur candi ini
terdapat hiasan berupa teratai.
Di kanan – kiri miniatur candi
ini terdapat lubang angin yang
langsung tembus ke dalam bilik
candi. Pada bagian atap candi
sebenarnya ada hiasan
binatang, namun sekarang
sudah dalam kondisi yang aus.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar