Agar tubuh sedikit beres
Otakpun gak bikin stres
Gowes gowes gowes .. Yes ..!!.
Salah satu cara untuk menghilangkan stress karena rutinitas pekerjaan adalah dengan bersepeda ke Jolotundo lalu berendam di pemandian dari sumber mata air alami yang tentunya lebih segar dan lebih seru. Salah satu tempat pemandian dengan mata air alami ini adalah Petirtaan Jolotundo di Mojokerto Jawa Timur. Petirtaan Jolotundo, terletek di lereng Gunung Penanggungan, tepatnya di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Jarak dari kota Surabaya ± 55 km, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi tapi kali ini GYPSI CYCLING CLUB gowes bareng kesana. Panjang Petirtaan Jolotundo ini berukuran 16, 85 m, lebar : 13,52 m, dan kedalaman kolam ikan: ± 52 cm, kedalaman kolam pemandian: ±150cm. Terbuat dari batuan Andesit yang dipahat halus. Melalui beberapa pahatan batu yang ada di Petirtaan Jolotundo tersebut yang berupa tulisan angka 997 (dalam huruf Palawa), membuktikan bahwa candi/petirtaan ini di buat pada tahun tersebut. Peninggalan ratusan tahun yg kmi nikmati.
Bersepeda membuat kita lupa masalah yang ada. Bersepeda menjadikan perut jadi tak gendut. Bersepeda rutin mencegah kita dari penyakit semacam flu dll. Bersepeda rutin sembuhkan penderita asma loh. Bersepeda rutin meningkatkan stamina pria dan wanita. Bersepeda itu sangat menyenangkan. Bersepeda itu mengurangi efek pemanasan global. Bersepeda menurunkan resiko penyakit jantungan Bersepeda menurunkan berat badan loh. Bersepeda itu keren banget, Bersepeda itu biayanya lebih murah dibanding bersepeda motor apalagi mobil. Bersepeda itu hemat ongkos, buat beberapa orang sih. Bersepeda itu mengurangi polusi udara. Bersepeda itu tak perlu bayar parkir. Bersepeda itu mengurangi polusi suara. Bersepeda itu membuat kita dekat kepada alam. Bersepeda itu meningkatkan rasa kepedulian sosial kita. Bersepeda itu melatih kesigapan kita. Bersepeda itu mendekatkan kita dengan semua pengguna jalan, Bersepeda itu gak kwatir banjir. Bersepeda itu bisa blusukan kemana2. Bersepeda itu dan lain lain. Hehehe.
Pingin sekedar nglemesin otot dengan bersepeda malah jadinya kaki pada kaku semua hehe tapi gak jadi masalah kalau memang udah tujuannya berolah raga. Kali ini tujuannya dekat dekat saja..ya kali brantas Porong tepatnya dekat dengan muara, atau banyak disebut dengan Tlocor. Jalan datar beraspal menyusuri pinggiran bantaran sungai porong ini memang mulus dengan pemandangan sawah, kampung penduduk dan tambak ikan milik warga sedangkan sungai porong sndiri tak terlihat karena terhalang tanggul yang setinggi ±3-4meter. Bulan januari memang musim angin barat yang berhembus kencang. Karena arah ke Telocor ini ke timur berangkat ke sana gak da kendala dengan angin barat yang berhembus ke timur. Sampai di tujuan kita hanya duduk santai saja nikmati sungai porong dengan hutan bakau dan area tambak ikan disekitarnya. Setelah dirasa cukup untuk mengusir penat,kita pulang dengan tantangan yang sudah kita perkirakan. Melawan angin kencang dari arah yang berlawanan. Hmm.. kemeng dah kaki..hhe